BUA9GUr7TUClBSG7BSC5GUA6TY==

PENGGUNAAN GOLDEN RATIO DALAM DESAIN | Materi 3 Kolaborasi Asifba Art dan Desainia

Asifbaart.web.id - Admin tau kok sudah pada ga sabar pengen bisa desain menggunakan Golden Ratio, tapi dari sekian banyak komen, masih belum juga paham golden ratio itu apa, makanya admin kasih kesempatan untuk membaca dan mencoba 3 membusat golden ratio.

Hal dasar yang perlu teman2 ketahui tentang golden ratio, sudah admin rangkum dalam materi yang sudah di sampaikan sebelumnya. Jika teman2 sudah membaca dan menyelesaikan tantangannya, maka harusnya nih harusnya, sudah paham apa itu Golden Ratio.  😁👍

Sengaja admin tidak menyampaikan di awal bagaimana cara desain menggunakan golden ratio, karna cukup kompleks permasalahannya jadi dipisahin ke materi tersendiri.

PRO & KONTRA GOLDEN RATIO

Ada banyak sekali Pro dan Kontra dari penggunaan Golden Ratio ini dalam desain, terutama desain logo. Seperti hanya, 

  • Hasil desain tidak kelihatan make golden ratio atau tidak
  • Hasilnya sama saja yang makai atau tidak
  • Cuma mempersulit diri sendiri
  • Cuma buat gaya2an saja, desainer gausah ikut2an
  • Ga ada untungnya makai golden ratio
  • Desain logo gaperlu make

Di sisi lain ada yang mengatakan

  • Golden ratio mempermudah pembentukan desain
  • Desain terlihat lebih selaras setelah memakai
  • Desain lebih indah kalau make golden ratio
  • Tidak perlu lagi khawatir penataan ukuran
  • Menunjukkan kalau kita desain secara profesional
  • profesional
  • Dipakai oleh para desainer profesional diluar sana

Dan masih banyak lagi pendapat diluar sana.

Tapi karena ini blog belajar golden ratio dalam desain, maka kita anggap saja semua yang membaca sampai materi ketiga masuk dalam golongan yang Pro Golden Ratio ya hehehe,😅 yang hanya membaca satu atau dua materi, anggap saja golongan kontra.

Belajar bersama Asifba Art harus SABAR/Praktek/Coba Eksperimen pasti bisa, kalau kebingungan bisa tanya admin atau teman2 yang sama-sama belajar. Kalau cuma diam, lihatin doang, di read doang atau sekedar di jadiin koleksi grup doang, kapan bisa nya. SABAR di sini, adalah belajar secara perlahan, tidak terburu2 ingin desain yang megah. Admin juga suka belajar dari dasar sampai bisa, perlahan-lahan.

Oke, kita lanjut ke materi…

Perhatikan Persegi di bawah ini:




Nah dari persegi itulah yang nantinya kita jadikan template golden ratio. Kali ini kita tidak akan menggunakan Deret Fibonacci dalam desainnya.

Loh min kok desain golden ratio ga make Deret Fibonacci? 

Bukannya kemarin di jelasinnya make Fibonacci ya?

Nah… disini kita akan menggunakan metode lain untuk membuat template golden ratio. Kenapa? Hal itu dikarenakan sebelumnya ada yang chat admin, sudah desain makai deret Fibonacci namun setelah di hitung menggunakan rumus golden ratio hasilnya tidak ketemu 1,618…

Jika teman2 perhatikan dalam materi ke 3, disitu admin jelaskan angka di awal (angka kecil) sedikit melenceng dari golden ratio, tapi setelah angkanya mulai naik mencapai ratusan, hasilnya selalu 1,618…

Bukan berarti teman2 tidak bisa menggunakan deret Fibonacci lagi untuk desain dengan golden ratio. Angka itu masih bisa dipakai untuk menentukan ukuran seperti font, tebal garis, jarak dan jumlah objek.

Untuk ukuran objek, kita gunakan cara di bawah ini.

Persegi yang sudah teman2 siapkan, kemudian di bagi menjadi 2 tepat di tengah. Misal 10x10cm menjadi 10x5cm.

Buat garis diagonal dari ujung bawah perpotongan ke ujung atas(sudut) persegi awal tadi. Kemudian putar garis hingga menjadi horizontal.

Salah satu ujung garis tadi, tempelkan ke titik tengah persegi awal, dari sini panjang keseluruhan garis horizontal akan menjadi (a), dan tinggi persegi menjadi (b). jika kita aplikasikan ke rumus hasilnya akan selalu 1,618…

Sekarang kita memiliki persegi panjang atau dalam bahasa Inggris disebut Golden Rectangle dimana dalam ukuran berapapun, jika kita aplikasikan rumus golden ratio, hasilnya akan selalu 1,618…

Dari persegi panjang tadi, kita buat sebuah persegi yang panjang sisi nya sama dengan lebar dari persegi panjang. Taruh atau masukkan kedalam persegi panjang, dan persegi panjang tadi akan menyisakan ruang. Dari ruang yang tersisa itu, teman2 buat lagi persegi dengan panjang sisi sama dengan lebar ruang kosong tadi, begitu seterusnya, tapi berhentilah kalau sudah gak kelihatan.

Di terusin pun juga sia2 karena ga akan ada habisnya, infinite seperti yang dijelasin pada materi sebelumnya.

Caranya sama seperti menggunakan Deret Fibonacci. Hasilnya juga sama tapi yang ini hasilnya selalu 1,618…

Untuk aplikasi lain belum bisa nunjukin, karena belum terbiasa dengan snappingnya.

Kalau di coreldraw snappingnya mudah jadi bisa selalu pas, sudah coba di inkscape hasilnya meleset terus. Mungkin teman2 user inkscape, adobe illustrator, affinity designer dll bisa nunjukin caranya seperti video admin. ☺️✌️

HAL YANG MEMBUAT DESAIN TIDAK GOLDEN RATIO

  1.  Apa yang membuat objek tidak lagi Golden Ratio.
  2. Scale hanya 1 objek (jika tidak di butuhkan lagi golden ratio nya maka boleh scale 1 objek)
  3. Objek hanya 1, kecuali objek yang panjang sisi nya bisa di aplikasikan pada rumus golden ratio
  4. Objek yang hanya memiliki 1 panjang sisi, 1 garis doang gimana cara mbagi rumusnya?
  5. Objek yang tidak bisa diamati. Niat desain apa gak kok lembar kerja masih kosong gitu wkwkwk

Mungkin beberapa itu yang admin ingat.

Ada banyak sekali cara menggunakan golden ratio, tergantung kreatifitas desainernya. Jika teman2 desainer kemasan, bisa diaplikasikan ukurannya dalam mendesain kemasan. Jika pelukis, bisa diaplikasikan dalam penempatan objek. Bebas, golden ratio ibarat penggaris yang memiliki banyak fungsi dan bisa dipakai dimana2.

Saya akan contohkan sedikit penggunaanya, Berikut Step by Stepnya:




setelah didapat shape yang di inginkan, selanjutnya bebas di variasi


contoh sederhana lagi dan perhitungannya



Putar 45 Derajad dan Beri warna

finishing dengan variasi

selebihnya bisa teman2 variasikan sendiri.

Contoh yang lain seiring dengan berjalannya waktu kita akan pelajari bersama, penggunaan dalam desain logo, CV, banner, Layout dll.
Tidak dalam bentuk video agar contoh bisa di buka kembali dan dipelajari.

MASALAH YANG SERING MUNCUL SAAT BERHADAPAN DENGAN ORANG YANG TIDAK PAHAM TENTANG PENGGUNAAN GOLDEN RATIO

Kok ga balance proporsinya padahal sudah make golden ratio?

Kemampuan desainer berbeda2 tidak pasti sempurna, atau mungkin desainer tidak menggunakan golden ratio pada proporsi namun pada hal lain misalnya ukuran alat bantu yang dia gunakan.

Kok malah jadi ribet?

Golden ratio itu sangat sederhana, a/b=1,618… namun pengembangan dan pemanfaatannya bermacam2 dari yang sederhana sampai yang kompleks.

Kok kelihatan maksa make golden rationya?

Tidak ada yang namanya maksa make golden ratio, mau bagus atau jelek suatu desain jika menggunakan rumus golden ratio dalam desainnya, ya dia menggunakan golden ratio. Emangnya ada orang maksa make penggaris untuk ngukur panjang?

Kalau cuma lingkaran2 gitu bukan golden ratio namanya.

Golden Ratio itu rasio perbandingan 1:1,618… bentuknya tidak pasti lingkaran, bisa persegi, segitiga, bahkan bisa 1 garis saja.

Sekian dulu materi sharing dari admin, sudah yang paling dasar dan semoga bisa lebih cepat dipelajari daripada materi di tempat lain, apabila ada kurang salahnya admin sekalian mohon maaf☺️🙏

Komentar0

Jaga attitudemu saat berkomentar

Type above and press Enter to search.